MediaCenter


Berita

Bupati HST Resmikan Unit Gas Medis Generator Oksigen dan Laboratorium Biomolekular PCR


Photo

 

Mengantisipasi kelangkaan oksigen dan untuk menghadapi situasi Pandemi yang belum berakhir , Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) membangun Unit Gas Medis Generator Oksigen dan Laboratorium Biomolekular PCR,  yang berlokasi di RSUD H Damanhuri Barabai. Fasilitas ini diresmikan oleh Bupati HST H Aulia Oktafiandi didampingi Pj. Sekda HST H Muhammad Yani, Jum'at (7/1/2021).

Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati HST H Aulia Oktafiandi didampingi Pj Sekda Kab HST H Muhammad Yani, acara dirangkai dengan peninjauan langsung ke tempat Unit Gas Medis Medis Generator Oksigen.
 
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan Rumah Sakit adalah wajah kesehatan dari sebuah Kabupaten, bahkan terkadang rumah sakitpun menjadi wajah keberhasilan seorang Kepala Daerah dalam membangun sisi sektor kesehatan di Kabupaten.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, dalam memberikan pelayanan ternyata yang paling utama adalah sektor SDMnya karena yang kita berikan adalah jasa pelayanan, oleh karena itu dituntut sebuah etos kerja dan disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Hari ini kita resmikan Generator Oksigen dan Laboratorium Biomolekular-PCR, tujuannya adalah agar cepat selesai dan bisa dipakai, masyarakat cepat bisa merasakan manfaatnya.”kata Bupati 

“Dengan adanya generator oksigen maupun PCR kita harapkan RSUD H Damanhuri Barabai menjadi salah satu Rumah Sakit yang mandiri dalam menghadapi situasi pandemi seperti saat ini.”tutup Bupati

Sementara Direktur RSUD H Damanhuri Barabai dr. Nanda Sujud Andi Yudha Utama, S.Pb melaporkan bahwa hari ini meresmikan unit Generator Oksigen, unit generator oksigen ini adalah yang terbesar di Kalimantan Selatan dengan kapasitas produksinya 500 liter per menit Jadi kalau kita menggunakan tabung 6 meter kubik yang biasa kita pakai itu sekitar 35 sampai 40 tabung per 12 jam.

“Kalau kita maksimalkan 18 jam mungkin bisa memproduksi sekitar 50 sampai 60 tabung, ini sangat mencukupi untuk kebutuhan oksigen semua pasien di rumah sakit H. Damanhuri Barabai,”ungkap dr. Nanda

“Kemudian yang terakhir kami juga melaporkan kondisi terakhir Lab Biomolekular PCR per awal Desember sebenarnya sudah selesai uji fungsi dan bisa digunakan sebenarnya tetapi kita masih menunggu hasil validasi dari Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan
kode all record yang terhubung dengan aplikasi Peduli Lindungi dan Software dari Kemenkes.”Tutup dr. Nanda

Turut hadir dalam acara Pj Sekda Kab HST, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Plt. Inspektur Kab HST, Kepala BPKAD, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt Direktur PDAM dan undangan lainnya.

2022-01-07 19:06:20

Beri Komentar